Rabu, 09 Juli 2014

SEMANGAT HARUS DIPERBARUI

 MEMULIHKAN SEMANGAT

"PERNAHKAH ANDA BERFIKIR BAHWA SEMANGAT ITU HARUS DIPERBARUI?"

   Ya, benar semangat itu harus diperbarui! diperbarui seperti apakah? lah mari kita merenungklan sejenak berfikir, contoh kecil mandi,lah seandainya kita mandi seumur hidup hanya sekali apakah akan terjadi dengan kita pastinya bau ya? lagi seandainya kita makan satu kali seumur hidup kita apa yang terjadi pastinya buruk ya! ok dari deskripsi diatas mari kita simpulkan bahwa semangat hidup kita harus kita perbarui, seperti melalui media massa atau apapun itu  yang bisa membuat kita semangat lagi, kita semangat asal ada niatnya lah tntunya kita harus menata niat kita terlebih dahulu, semangat itu terlihat sepele bahwasanya semangat itu sangatlah penting bagi kita semua, andai kita kehilangan semangat yang terjad dengan kita apa? pastinya berantakan>>>.
    Maka dari itu motivasi lah berperan aktif  untuk membangun niat dan semangat, kita seandainya kehilangan semangat lebih baik kita mintak tolong kepada yang berwaswasan luas guna mintak memotivasi 
bagi kita agar jiwa semangat kita tidak luntur, dan kita harus banyak belajar banyk ahal kepada orang sukses jangan banyak belajar dari orang gagal akibatnya kalau kta belajara kepada orang gagal kita pasti akan ikut gagal juga....

IMPIAN? impian itu apa sih sebenarnya...?
impian dalam buku besar indonesia adalah hal yang saangat kita inginkan, bahwasanya impin itu sangat menjijikan sekali, kenapa saya bilang seperti itu? contoh kecil, dibalik seorang bayi tertwa bahagia itu dilalui dengan jeritan seorang ibu melahirkan, dibalik kupu-kupu yang indah itu terdapat ada ulat yang sangat menjijikanse kali, dan dibalik tumbuhan yang segar itu ada pupuk dari kotoran hewan yang sangat menjijikan sekali , lah dapat kita simpulkan bahwa prosesnya itu sangat sulit sangat pahit demi mencapai apa yang kita inginkan itu, yang membuat manis impian itu adalah tujuan kita yang pasti untuk menggapai impian itu maka proses-proses yang sangat menjijikan itu tanpa kita sadari tidak terasa karena kita sudah punya tujuannya,  
yang dapat menambah semangat salah satunya itu Motivasi cari tahu dan impian, 
"Keluarga adalah tempat inspirasi kita tempat inovasinya"





Penyebab Kagagalan Bisnis Utama 

Banyak sudah teori dan data yang menjelaskan tentang penyebab kegagalan bisnis. Namun, menurut saya hanya satu penyebab gagal bisnis, yaitu: berhenti. Bisnis Anda akan gagal jika Anda berhenti menjalankan bisnis. Berhenti mempertahankan bisnis. Berhenti meningkatkan dan mempertahankan bisnis.
Contoh: "Bisnis saya gagal, karena kekurangan modal."

Ini adalah penyebab kegagalan yang benyak terjadi: kekurangan modal. Tahukah Anda, akar permasalahannya bukan pada modal. Tetapi, karena Anda berhenti mendapatkan modal. Jika Anda tahu, bahwa bisnis Anda kekurangan modal, kenapa tidak mencari modal?

Menurut Anda kenapa orang tersebut (atau mungkin Anda) tidak berusaha mencari modal?
Ada dua penyebab: yang pertama motivasi yang kurang dan yang kedua adalah tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Seseorang yang tidak mencari modal karena mereka malas atau mereka bingung harus melakukan apa. Saya yakin, Anda bukan orang malas. Terbukti sudah membaca sampai sejauh ini.

Modal itu ada. Meski tidak ada di tangan Anda, tetapi ada di bank dan lembaga keuangan lainnya. Modal itu ada di rekening atau tabungan teman atau saudara Anda.

Hanya saja, Anda gagal mengaksesnya atau belum bisa mengaksesnya. Artinya Anda tidak tahu apa yang harus Anda lakukan atau Anda berhenti mengaksesnya.

Dan, ini berlaku, bukan hanya untuk modal uang, tetapi untuk semua hal yang dibutuhkan dalam bisnis. Maukah jika saya beritahu, strategi berpikir dan bertindak agar Anda bisa mendapatkan semua yang Anda butuhkan untuk membangun bisnis?
Kesalahan-Kesalahan Yang Paling Banyak Dilakukan
Ada beberapa kesalahan yang bisa menyebabkan Anda gagal dalam membangun bisnis. Kesalahan ini banyak dilakukan oleh para pemula, sehingga tingkat kegagalan mencapai angka 95%.
Kesalahan pertama: ide bisnis yang sembarangan. Banyak yang suka ikut-ikutan. Memilih ide bisnis yang sudah sesak persaingannya.

Memilih ide hanya karena Anda punya produk. Sama sekali, tidak ada indikasi bahwa ide-ide tersebut akan berhasil. Uang datang kepada ide yang hebat.
Kesalahan kedua: seperti dikatakan diatas, gagal mengakses sumber daya yang sebenarnya ada. Kegagalan ini karena banyak pebisnis yang tidak tahu cara mengakses sumber daya.

Bayangkan: jika Anda bisa mengakses semua hal yang Anda butuhkan?
Kesalahan ketiga: cara bertindak yang salah. Banyak orang yang berbisnis. Dia bekerja keras, tetapi akhirnya bangkrut juga atau bisnis tidak berkembang.

Bagaimana jika tindakan Anda efektif, otomatis mengarah kepada kesuksesan dan tak dapat dihentikan?
Kesalahan keempat: tidak mengelola bisnis dengan baik. Ini banyak terjadi. Mulai dari masalah keuangan, produksi, kualitas, dan sumber daya manusia. Jika tidak dikelola dengan baik, maka akan menyebabkan bisnis gagal.
Kesalahan kelima: bersaing dan kalah bersaing. Banyak orang yang bersaing bahkan tanpa disadari dengan pemain besar, akhirnya kalah.

Bagaimana jika bisnis Anda tanpa saingan?
Inilah Cara Bisnis Anti Gagal
OK, sekarang akan saya bocorkan bagaimana strategi membangun bisnis agar tidak gagal, atau resiko gagal yang sangat kecil. Secara konsep, Anda tidak akan gagal jika mengikuti apa yang dijelaskan dibawah ini.
  1. Pilihlah bisnis tanpa saingan.
    Jika Anda memilih bisnis yang tanpa saingan, maka Anda tidak akan pernah kalah. Bagaimana bisa kalah, jika tidak ada saingan. Tahukah Anda, bahwa masih banyak peluang-peluang bisnis yang tanpa saingan? Yang penting Anda harus jeli menangkap peluang tersebut. Anda tidak akan gagal, jika tidak ada saingan.
  2. Pilihlah ide bisnis yang brilian.
    Coba bayangkan, Anda sudah berada di zona tanpa saingan, kemudian Anda mendapatkan ide bisnis yang brilian. Ide bisnis terbaik, bukan asal ide. Uang datang ke ide hebat. Anda tidak akan gagal, jika ide bisnis Anda benar-benar brilian.
  3. Mengetahui Apa Yang Dibutuhkan Dan Bagaimana Cara Mendapatkannya.
    Bingung adalah salah satu penyebab utama kegagalan bisnis. Bagaimana jika Anda tidak bingung lagi? Selama Anda tidak malas bertindak, maka Anda tidak akan gagal.
  4. Miliki tindakan tanpa henti, penuh determinasi, menghasilkan, dan otomatis mengarah kepada keberhasilan.
    Intinya: jangan berhenti bertindak, mencoba, dan memperbaiki kesalahan.
  5. Kelola sumber daya dengan sebaik mungkin.
    Arahkan semua sumber daya yang ada agar bergerak semuanya ke arah tujuan bisnis yang sudah Anda tetapkan. Kuncinya ialah: menggali potensi seoptimal mungkin dari semua sumber daya yang Anda miliki. Jika Anda bisa menggali semua potensi yang ada di dalam bisnis Anda, maka bisnis akan berjalan dan berkembang terus.
Bayangkan: jika Anda berbisnis tanpa saingan dengan ide bisnis yang brilian. Kemudian, mengetahui apa saja yang dibutuhkan dan tahu tindakan apa saja yang harus Anda lakukan.

Kemudian Anda mengambil tindakan, tindakan yang secara otomatis selalu berhasil, serta Anda mampu menggali potensi sumber daya sebesar-besarnya.

Maka, alasan apalagi yang bisa menjadikan bisnis Anda gagal? Kecuali Allah berkehendak lain, Anda tidak akan gagal. Inilah inti dari rahasia sukses bisnis. Apa pun bisnis Anda.

Pilpres 2014

Live Blog: Hasil Hitung Cepat Pilpres 2014


Oleh | Newsroom Blog – 4 jam yang lalu
17.44 WIB: Jokowi memberi orasi buat para pendukungnya di Tugu Proklamasi. Berikut pernyataannya secara lengkap:

“Dari hasil quick count lembaga yang credible, terbiasa dengan hasil-hasil yang akurat. CSIS 52-48, Litbang Kompas 52,3-47,6, dari SMRC 52,8-47,2, dari Indikator 52,6-47,3, RRI 52,5-47,5, LSI 53,3-46,7. Mereka sudah terbiasa dengan survei dan hasil yang sangat akurat dan diterima oleh semua pihak. Oleh sebab itu, hari ini arah baru Indonesia telah ditentukan oleh rakyat. Kita semua ingin Indonesia yang lebih baik, rakyatnya sehat, pintar, beradab, sejahtera, berkeadilan, dan hari ini sejarah baru telah dibuat. Inilah sebuah babak baru Indonesia. Dan ingin saya tegaskan bahwa kemenangan yang telah disampaikan oleh hasil quick count, bukan kemenangan Jokowi-JK, tim sukses, partai, tapi kemenangan seluruh rakyat Indonesia. Sekali lagi ini adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia.”

“Kemenangan rakyat yang sesungguhnya karena partisipasi, bukan mobilisasi. Rakyat yang sudah sadar akan hak dan kewajiban, bukan intimidasi. Rakyat yang setiap saat bekerja siang malam karena ikhlas, bukan atas iming-iming jabatan.”

“Tugas yang lebih penting setelah pilpres selesai, melayani rakyat, menggerakkan seluruh komponen untuk memenuhi keadilan. Dari pihak manapun bersatupadu membuat Indonesia yang lebih baik.”

“Tugas kita adalah mengawal pemilu hari ini. Ini perlu saya ulang. Tugas kita sekarang adalah mengawal hasil pemilu hari ini sampai menjadi hasil resmi KPU agar penghitungan suara berjalan dengan benar dan jujur.”

“Jangan sesekali mencemari ketulusan suara rakyat dalam pemungutan suara hari ini. Saya mengapresiasi Prabowo-Hatta yang sudah berkontribusi terhadap demokrasi di Indonesia.”

“Bapak berdua adalah negarawan, patriot, pecinta dan pejuang indonesia, saya akan terus menghormati bapak berdua. Saya yakin eduanya akan terus mengabdi pada rakyat Indonesia. Terakhir, saya ingin mengapresiasi Bapak Presiden SBY yang telah mengawal, memimpin pilpres berjalan dengan sangat baik hingga sampai hari ini.”

17.13 WIB:
Pernyataan dari Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djoko Suyanto.

“Realitas hasil hitungan cepat terbagi jadi dua. Ada lembaga survei yang menyatakan capres nomor satu pemenangnya, ada juga lembaga-lembaga yang menyatakan capres nomor dua pemenangnya. Ibu Megawati dan Prabowo juga sudah menyampaikan konferensi pers menyatakan kemenangannya. Atmosfer, temperatur, dan tensi-tensi politik selama enam bulan ini harus segera diakhiri. Keadaan sehari-hari harus damai, jauh dari debat, polemik, adu statement. Perlu menjauhi tindakan yang tidak bermanfaat buat kehidupan bernegara kita. Adanya double claim disampaikan ke publik harus kita cermati dan antisipasi agar tidak terjadi hak-hak yang tidak kita inginkan, yang masyarakat besar tidak kita inginkan.”

“Masing-masing kubu capres hendaknya dapat menahan diri agar tidak melakukan pernyataan-pernyataan dan tindakan yang tidak perlu, provokatif yang justru kontraproduktif terhadap situasi bersama. Aman, damai, melanjutkan proses demokrasi yang sedang berlanjut.”

“Hasil hitung cepat bukan hasil resmi. Hasil resmi hanya akan disampaikan KPU pada 22 Juli mendatang. Pendukung capres, terkait terbelahnya hasil hitung cepat, kedua kubu diminta tidak mengerahkan pendukungnya ke jalan-jalan berlebihan untuk menghindari gesekan. Peran koordinator lapangan sangat penting dalam menjaga situasi keamanan, ketertiban, agar masyarakat dapat melakukan aktivitasnya dengan aman dan nyaman.”

“Menanggapi hasil sementara ini dengan bijak, kepala dingin, tidak menentang nilai-nilai demokrasi. Kebebasan harus berpedoman pada ketaatan, hukum yang berlaku. Hindarilah tindakan anarkis, merusak, kekerasan horizontal, karena ini melawan hukum. Satu-satunya jawaban terhadap tindakan melawan hukum adalah penegakan hukum.”

“Kepada seluruh penegak hukum, TNI dan Polri, harus siaga satu dan waspada untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat besar. Tetap melaksanaan deteksi, pengindraan dini dan aksi dini untuk mencegah tindakan yang kontraproduktif terhadap demokrasi, seperti kekerasan satu sama lain, pembakaran, merusak. Yang rugi adalah kita semua, bangsa Indonesia, masyarakat yang jauh lebih besar.”

“Pada tim sukses, pendukung, agar saling menjaga diri dan tidak terpancing terhadap provokasi yang ada. Keduanya harus ikut membawa situasi jadi sejuk, aman dan damai. Keduanya harus menghindari perselisihan. Semua itu sudah berlalu, mari kita menunggu hasil resmi KPU pada 22 Juli. Mari kita rajut lagi persaudaraan, persahabatan, yang selama ini kita rasakan sangat dinamis.“

16.55 WIB:
Presiden SBY pun mengomentari soal klaim kemenangan dua capres-cawapres. Berikut kutipannya:

“Jangan sampai gerakan-gerakan yang sangat rawan di lapangan akan konflik horizontal. Pemimpin dan elite politik bisa memimpin pendukungnya, menahan diri sampai segala sesuatunya menjadi terang. Apa setelah dikonsolidasikan semua penghitungan cepat, kedua pihak sepakat, seperti apa hasilnya. Jika belum dicapai, maka KPU akan menetapkan hasil pilpres agar dijadikan pedoman. Karena kedua pihak mengklaim kemenangan, bisa menahan diri dulu. Kepada rakyat Indonesia yang selama ini telah menunjukkan sikap dan perilaku politiknya yang baik, yang sabar, yang berpartisipasi dengan tetap, saya sangat berharap saudara-saudara yang menjadi benteng, agar menahan diri agar tidak ada apapun.”

“Agar tidak ada bentrokan, sesuatu yang menganggu keamanan masyarakat. Saya sudah menginstruksikan kepada Polri dan TNI agar menjaga situasi yang aman dan damai ini. Sementara, seperti apa hasil yang benar terhadap pilpres, selain perbedaan hitung cepat pilpres, harapan saya tidak ada perbedaan yang mendasar, dan KPU bisa kita jadikan rujukan yang utama. Selamat atas pemungutan suaranya yang damai. Masih ada hari-hari mendatang yang kita harus mengelolanya dengan baik. Di samping pemilu berlangsung demokratis, keamanan negara kita tetap terjaga. Itulah ajakan, seruan saya, bukan hanya capres-cawapres dan pendukungnya, tapi semua pihak yang menjaga situasi baik seperti ini.”

16.27 WIB:
Fadli Zon di TV One mewaspadai adanya manipulasi IT. Ia menyebut dalam beberapa hari terakhir ada upaya meretas berbagai situs dengan kampanye hitam terhadap Prabowo Subianto. Selain itu, ia juga mengingatkan server KPU yang sempat down. Fadli Zon meminta jangan ada provokasi dengan penurunan massa, alasannya, ia akan sulit mengendalikan massa pendukung Prabowo-Hatta.

15.38 WIB:
Prabowo memberi pernyataan di TVOne. “Kami memantau keterangan-keterangan yang masuk dari quick count berbagai lembaga survei dan dari lembaga-lembaga survei yang kami gunakan sebagai acuan, kita bersyukur bahwa dari semua keterangan yang masuk menunjukkan bahwa kami pasangan nomor 1 mendapat dukungan dan mandat dari rakyat Indonesia. Untuk itu, kami dari Koalisi Merah Putih menyampaikan terima kasih oada rakyat Indonesia buat seluruh kepercayaan yang diberikan untuk Koalisi Merah Putih. Kami memang menunggu sampai data masuk, setelah 90% masuk, baru kami mendeklarasikan. Kami meminta kepada seluruh anggota pendukung Koalisi Merah Putih dan seluruh rakyat Indonesia untuk mengawal dan menjaga kemenangan ini sampai perhitungan resmi selesai dari petugas-petugas KPU dan penetapan dari KPU Pusat. Demikian dan terima kasih.”

14.39 WIB:
Data hitung cepat versi CSIS Indonesia. Data masuk 90.30% PrabowoHatta 47.8% JokowiJK 52.2%. Data terbaru dari Saiful Mujani Research Consulting, dengan 77,45% data masuk, Jokowi-JK mendapat 52,99% dan Prabowo-Hatta di 47.01%.

14.37 WIB:
Pernyataan dari Jusuf Kalla.

“Versi quick count, namun berdasarkan pengalaman pemilu legislatif lalu, bedanya real count 0,0, jadi hampir bisa dipastikan. Sebagaimana apa yang kami sampaikan dalam kampanye sebulan penuh, kami berjanji membuat bangsa lebih maju, lebih hebat. Pada generasi muda, pemilih pemula, tanpa dukungan luar biasa tentu sulit sekali memenangkan pertarungan ini. Pertama kali terjadi, head-to-head, dukungan masyarakat penuh sangat memberikan bantuan luar biasa. Kita mungkin berbeda pandangan, pilihan, hari ini selesai. Kepada Prabowo dan Hatta Rajasa, kami ingin menyampaikan rasa bahagia, kita tetap bersaudara, kita bangsa Indonesia yang baik, duduk bersama menyelesaikan masalah bangsa.”

14.33 WIB:
Jokowi memberikan pernyataannya.

“Terima kasih kepada rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Terima kasih buat relawan, dari Sabang sampai Merauke. Terima kasih buat Partai Nasdem, PKB, Hanura, PKPI, yang sudah bekerja keras bahu membahu, pagi, siang dan malam. Kita patut bersyukur karena berdasarkan pengumuman quick count menunjukkan bahwa Jokowi-JK di titik penghitungan menang. Saya kira saatnya kita semua mengawal hasil rekapitulasi baik di KPUD maupun KPU agar semua berjalan bersih, jujur, tidak ada intervensi, dan kami juga meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk menjaga kemurnian aspirasi rakyat. Jangan sampai dan jangan ada yang coba-coba untuk mencemari apa yang diinginkan rakyat pada hari ini.”

14.31 WIB:
Pernyataan Megawati:

“Kita telah menyaksikan proses penghitungan yang tadi telah dinyatakan yang namanya pasangan Ir H Joko Widodo bersama Haji Jusuf Kalla yang didukung oleh PDI-Perjuangan, Partai Nasdem, Hanura, PKB, dan PKPI itu telah dapat dinyatakan sebagai presiden Republik Indonesia tahun 2014. Yang kita unggul 5,5% meski masih terus berjalan dengan data masuk 81%. Dengan demikian maka sebagai Ketua Umum yang telah mengusung kedua beliau ini, saya menyatakan rasa terima kasih yang tak terhingga yang sudah mempergunakan hak pilihnya dengan baik. Menurut saya ini adalah suatu fenomena yang sangat monumental karena seperti di luar negeri, yang namanya rakyat kita di sana, juga telah memberikan hak pilihnya dengan penuh antusias. Dan begitu juga pada jam-jam TPS di manapun juga, saya mendapat laporan bahwa mereka terus mengikuti dengan tertib dalam keadaan bulan puasa. Untuk itu sekali lagi saya mengucapkan beribu terima kasih kepada rakyat yang telah menggunakan hak pilihnya untuk Joko Widodo dan Haji Jusuf Kalla. Saya mengucapkan beribu terima kasih pada media pers yang saya juga melihat begitu antusias. Sampai-sampai saya sendiri ketawa, karena biasanya mereka sembunyi-sembunyi, tapi kini menunjukkan sebagai bagian dari kami. Begitu juga dengan para relawan yang tetap bersemangat. Saya merasa terharu karena kebanyakan dari mereka adalah anak-anak muda yang datang ke saya menceritakan versinya masing-masing, karena saya gaptek ya, saya tidak mengikuti apa yang terjadi online ya. Terima kasih kepada PDIP, simpatisannya. Setelah berpuasa selama 10 tahun, mudah-mudahan transisi pada Oktober nanti presiden terpilih akan dilantik. Marilah menjaga 4 bulanan ini.”

14.22 WIB:
Data hitung cepat CSIS-Cyrus yang sudah masuk adalah 85,1%, Prabowo-Hatta mendapat 47,4% suara dan Jokowi-JK mendapat 52,6%. Di posko pemenangan, Megawati sudah memulai konferensi persnya.

14.20 WIB:
Kini MetroTV bersiap untuk menayangkan konferensi pers Megawati Soekarnoputri dari posko pemenangan. Saat ini, menurut hitung cepat MetroTV, data yang masuk sudah mencapai 76,7%, suara yang diperoleh Jokowi-JK adalah 52,76% dan Prabowo-Hatta adalah 47,24%.

14.18 WIB:
Di Trans7, politisi PDIP Maruarar Sirait mengatakan, “LSI, Lembaga Survei Indonesia, CSIS, Cyrus, Kompas, RRI, saya yakin reputasi dari lembaga-lembaga ini, yakin apa yang tersampaikan di situ, Jakarta aman, saya cek ke beberapa kota di Indonesia, aman. Berarti SBY bekerja dengan netral. Penghargaan sekali buat beliau bisa membuat pemilu aman. Saya yakin besok kita lihat kurs Rupiah akan menguat, dolar akan turun.”

13.48 WIB:
Berdasarkan hitung cepat versi MetroTV, dengan 56,45% sampel suara yang masuk, Jokowi-JK mendaat 52,23% dan Prabowo-Hatta mendapat 47,77%. SEdangkan dalam versi Kompas TV dengan sampel suara 60,5%, Jokowi-JK mendapat 54% dan Prabowo-Hatta 46%.

Akun Twitter resmi SMRC dengan data masuk 53,38% menunjukkan Jokowi-JK mendapat 54,25% suara dan Prabowo-Hatta mendapat 45,75% suara.

13.30 WIB
: Selamat siang pembaca Yahoo! Kami akan melakukan live blog hasil hitung cepat pemilihan presiden 2014. Sudah 30 menit TPS tutup, proses hitung cepat pun mulai bisa memasukkan sampel angka dari wilayah Indonesia bagian barat.

Saat ini, menurut Kompas TV, Jokowi-JK unggul dengan 55,1% sementara Prabowo-Hatta dengan 44,9%. Sampel suara mereka yang masuk sudah 24,95%. Sementara itu, akun Twitter resmi Saiful Mujani Research and Consulting baru saja mengupdate hasil terbaru hitung cepat. Jokowi-JK dengan 52,7% dan Prabowo-Hatta dengan 47,3%. Sampel suara yang masuk, 17,65%.

MetroTV juga melaporkan angka hitung cepat, 51,87% buat Jokowi-JK dan 48,13% buat Prabowo-Hatta. Sampel suara yang masuk 25%.

PT DUTA NETWORK INDONESIA





 BISNIS JARINGAN
PELUANG USAHA
www.dni.co.id
Info peluang usaha yg bergerak di bidang telekomunikasi dan transportasi, yg dapat di kerjakan siapapun, kapanpun, dimanapun dan dri latar belakang apapun...
Handphone anda, yg kita ketahui selama ini hanya menjadi “vampire“ penyedot pulsa atau  penyedot isidompet anda...
Saatnya kita ubah HP anda menjadi lebih bermanfaat dan berpenghasilan, melalui HP anda pribadi, anda sudah bisa menjalankan usaha ini, dengan sekali daftar untuk selamanya...
INGAT !!! UNTUK SELAMANYA......NO MLM..!! NO MONEY GAME..!!

Dua manfaat bila anda bergabung di usaha ini, melalui HP pribadi anda, yaitu:

Ø  MANFAAT KE -1
- Trx pulsa ke semua operator GSM/CDMA 24 jam
- Trx Telkom, Speedy, Modem, dan Hallo.
- Trx PLN (Prabayar/Pasca bayar)
- Trx Leasing (ADIRA, BAF, WOM, MCF, MAF)
- Trx TV kabel (Indovision, Telkomvision, Aora TV dll)
- Trx VGO (voucer game online)
- Trx PDAM (untuk wilayah jawa)
- Trx tiket pesawat, kereta api dan hotel
- Trx penghematan lainya karna semua transaksi harga grosir
-  Discount card

Ø  MANFAAT KE -2
-Peluang usaha dgn sistem syariah (bagi hasil) yg akan di bayarkan HARIAN...
- Dengan potensi penghasilan :
Rp.270.000.-/hari “tunai, ke Rek pribadi anda”
Rp.90.000.-/hari “saldo pulsa, ke HP pribada anda, yg dapat di jual atau di gunakan sendiri”
Manfaatkan informasi ini, karna kebijakan atau kesuksesan seseorang berawal dari ilmu atau informasi yg terus bertambah dan masalah yg di hadapi dan yg terselesaikan.....
BERMINAT....!!!!!!!!
Contack Person :



Arifani Trilesmana

No. Hp 085733216709
Alamat : ds. Kebalan kulon-sekaran-LMG

PT. DUTA NETWORK INDONESIA
Solo Paragon Lt.M106
Jl.Dr.Soetomo Surakarta Jateng Indonesia 57125
Telp/Fax : (0271) 736773
Website : www.dni.co.id
SIUP : 503/11/11.34/SIUP/V/2010
SK. Menteri Hukum & HAM : AHU-14.AHA.01.01.Tahun 2010
(http://dni.co.id)

                                   



 BILA MINAT BISA ANDA HUBUNGI NOMER HP DIATAS

Selasa, 08 Juli 2014

Hidup Demi Bangsa


Demi Kelangsungan Hidup Bangsa


Versi Arifandi

Alam mengajarkan, motivasi untuk menjaga kelangsungan hidup adalah daya hidup yang paling mendasar dan paling tinggi. Karenanya, kecuali pada sedikit spesies yang paling sederhana, keluarga merupakan daya hidup yang paling primer. Orang tua yang mengorbankan anaknya sendiri akan sulit mendapatkan ruang yang terhormat, bahkan di tengah dunia binatang. Bukanlah kebetulan kalau batu ujian pertama bagi pemerintahan Raja Salomo dalam Perjanjian Lama berkaitan dengan sikap dua ibu terhadap kelangsungan hidup seorang anak.
Setelah sekian tahun memerintah dan mereguk manis-pahitnya kehidupan, Raja Salomo menyimpulkan salah satu pengamatannya, yang menunjukkan betapa ia semakin arif memahami pentingnya kelangsungan hidup manusia. "Aku melihat lagi kesia-siaan di bawah matahari: ada seorang sendirian, ia tidak mempunyai anak laki-laki atau saudara laki-laki, dan tidak henti-hentinya ia berlelah-lelah, matanya pun tidak puas dengan kekayaan; -- untuk siapa aku berlelah-lelah dan menolak kesenangan? -- Inipun kesia-siaan dan hal yang menyusahkan" (Pengkhotbah 4:7-8).
Umberto Eco, ahli semiotik dan novelis Italia, mengungkapkan kebenaran serupa. "Saya ingin membuat sebuah buku dan seorang anak, sebab hanya dengan cara itulah kita bisa mengatasi kematian: benda yang terbuat dari kertas dan benda yang terbuat dari daging. Permainan cinta semata-mata, hanya demi kenikmatan belaka, merupakan hal yang tolol; tidak ada hasil yang bisa diperoleh dari hal itu. Tetapi kematian saya bisa mempunyai makna kalau seseorang menggantikan saya dan meneruskan kehidupan saya. Dan saya menulis buku, bukan untuk memperoleh sukses sekarang, tetapi dengan harapan bahwa seribu tahun yang akan datang buku itu paling tidak masih masuk dalam daftar kepustakaan atau dalam catatan kaki."
Raja Salomo dan Umberto Eco mengungkapkan isu tersebut dalam konteks keluarga. Namun, prinsipnya dapat ditarik ke dalam skala yang lebih luas. Komitmen terhadap kelangsungan hidup inilah yang akan menguji kebijakan setiap pemerintahan.
Batu ujian ini mengemuka di tengah proses rehabilitasi dan rekonstruksi NAD dan Sumut pascatsunami. Karikatur GM Sudarta (Kompas, 22/1) secara getir menunjukkan "tsunami-tsunami" susulan yang malah menjadikan keadaan kian parah dan kusut. Kekisruhan ini tak lain disebabkan oleh perbedaan komitmen di antara komponen bangsa ini.
Bencana tsunami, sebagaimana sebuah krisis, berperan memunculkan watak asli bangsa ini. Nah, watak seperti apakah yang akan muncul ke permukaan?
Apakah bangsa ini termasuk golongan yang "sendirian; tidak mempunyai anak laki-laki atau saudara laki-laki". Ini simbol manusia-manusia yang egois - hidup hanya untuk diri sendiri. Perspektif mereka sempit, serba mengejar kenyamanan dan sukses sesaat -- ketika sebagian saudara sebangsa tengah menggelepar diterjang bencana! Bantuan diselewengkan, sekat-sekat SARA dan xenophobia dipertajam, proyek infrastruktur diperebutkan dan seterusnya. Kepentingan politis ditonjolkan, dan nasib korban dikesampingkan. Betul-betul tragis, "berpesta pora di atas penderitaan orang lain."
Ataukah bangsa ini termasuk golongan yang berusaha "mengatasi kematian"? Bencana mahadahsyat ini menjadi bahan introspeksi, menggugah kerendahan hati, menyadarkan kerentanan manusia, dan mendorong perlunya bergandeng tangan sebagai satu bangsa, senasib sepenanggungan sebagai umat manusia.
Dengan demikian, bencana nasional ini berbalik menjadi momentum bermakna untuk memperjuangkan keutuhan dan kelangsungan hidup bangsa ini. Bersediakah bangsa ini melepaskan label golongan dan politis, kemudian bahu-membahu melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi? Bukan hanya NAD dan Sumut dipulihkan, namun bangsa ini secara keseluruhan juga bangkit dari keterpurukan.
Pilihan ada di tangan kita. Bencana menawarkan pilihan bagi bangsa ini untuk humble atau kejungkel. Dengan berkomitmen bagi kelangsungan hidup bangsa, kita bisa mengubah catatan sejarah dan menjadi generasi yang merupakan perintis dan peletak dasar yang kokoh bagi Indonesia baru. Atau sebaliknya, kita justru merampok generasi yang akan datang, dihantui oleh trauma bencana tak tersembuhkan, mewariskan suatu sistem yang carut-marut, korup dan bobrok, serta sebuah negara yang tergadai oleh beban utang, dan koyak pula oleh disintegrasi. Dan sejarah akan mengenang kita sebagai orang tua yang mencekik anaknya sendiri, mengurbankannya di atas mezbah ambisi egois dan kenyamanan pribadi. *** (22/01/2205)


Video ilustrasi  bagaimana arti kerja sama yang baik

 

Versi awal

Alam mengajarkan, motivasi untuk menjaga kelangsungan hidup adalah daya hidup yang paling mendasar dan paling tinggi. Karenanya, kecuali pada sedikit spesies yang paling sederhana, keluarga merupakan daya hidup yang paling primer. Orang tua yang mengorbankan anaknya sendiri akan sulit mendapatkan ruang yang terhormat, bahkan di tengah dunia binatang. Bukanlah kebetulan kalau batu ujian pertama bagi pemerintahan Raja Salomo dalam Perjanjian Lama berkaitan dengan sikap dua ibu terhadap kelangsungan hidup seorang anak.
Setelah sekian tahun memerintah dan mereguk manis-pahitnya kehidupan, Raja Salomo menyimpulkan salah satu pengamatannya, yang menunjukkan betapa ia semakin arif memahami pentingnya kelangsungan hidup manusia. "Aku melihat lagi kesia-siaan di bawah matahari: ada seorang sendirian, ia tidak mempunyai anak laki-laki atau saudara laki-laki, dan tidak henti-hentinya ia berlelah-lelah, matanya pun tidak puas dengan kekayaan; -- untuk siapa aku berlelah-lelah dan menolak kesenangan? - Inipun kesia-siaan dan hal yang menyusahkan" (Pengkhotbah 4:7-8).
Umberto Eco, ahli semiotik dan novelis Italia, mengungkapkan kebenaran serupa. "Saya ingin membuat sebuah buku dan seorang anak, sebab hanya dengan cara itulah kita bisa mengatasi kematian: benda yang terbuat dari kertas dan benda yang terbuat dari daging. Permainan cinta semata-mata, hanya demi kenikmatan belaka, merupakan hal yang tolol; tidak ada hasil yang bisa diperoleh dari hal itu. Tetapi kematian saya bisa mempunyai makna kalau seseorang menggantikan saya dan meneruskan kehidupan saya. Dan saya menulis buku, bukan untuk memperoleh sukses sekarang, tetapi dengan harapan bahwa seribu tahun yang akan datang buku itu paling tidak masih masuk dalam daftar kepustakaan atau dalam catatan kaki."
Raja Salomo dan Umberto Eco mengungkapkan isu tersebut dalam konteks keluarga. Namun, prinsipnya dapat ditarik ke dalam skala yang lebih luas. Seperti dikatakan Rick Joyner, komitmen terhadap kelangsungan hidup inilah yang akan menguji kebijakan setiap pemerintahan.
Lebih jauh Rick Joyner mengungkapkan, komitmen terhadap kelangsungan hidup merupakan hal yang fundamental bagi moralitas. Sesuatu yang legal belum tentu benar. Moralitas tidak didikte oleh legalitas; moralitas berarti melakukan apa yang benar. Masyarakat yang tidak berdasarkan pada hukum akan terseret ke dalam despotisme dan tirani. Namun, masyarakat yang gagal mengatasi hukum, untuk hidup bukan sekadar berdasarkan legalitas, melainkan juga berdasarkan moralitas, telah kehilangan nilai kemanusiaannya dan potensinya untuk mencapai keagungan. Dalam kata-kata Daniel Bell, "Tidak adanya sistem moral yang berakar (dalam masyarakat) merupakan… ancaman terbesar bagi kelangsungan hidupnya."
Dan bangsa kita tengah diperhadapkan pada batu ujian ini. Bila dicermati, berbagai krisis dan konflik tak kunjung terselesaikan serta konstalasi politik yang kian memanas tak lain disebabkan oleh perbedaan komitmen di antara komponen bangsa ini.
Golongan pertama adalah mereka yang "sendirian; tidak mempunyai anak laki-laki atau saudara laki-laki". Ini simbol orang yang egois - hidup hanya untuk diri sendiri. Perspektif mereka sempit, serba mengejar kenyamanan dan sukses sesaat - ketika bangsa ini tengah menggelepar dalam krisis berkepanjangan!
Golongan lainnya adalah mereka yang berusaha "mengatasi kematian". Mereka menyadari, kehidupan mereka adalah sebuah
 vestasi: untuk masa kini, untuk masa depan, dan bahkan untuk keabadian. Kelangsungan hidup dan keutuhan bangsa ini diterimanya sebagai anugerah Tuhan: sebuah kepercayaan yang mesti dipertanggungjawabkan, dan juga tongkat estafet yang harus diteruskan. Lebih dari sekadar mengupayakan apa yang legal secara hukum, mereka mengejar hal-hal yang benar secara moral.
Mereka berkomitmen untuk sungguh-sungguh memperjuangkan keutuhan dan kelangsungan hidup bangsa ini - mengatasi kepentingan pribadi atau golongan. Mereka siap bahu-membahu mengatasi krisis sambil menginvestasikan hidup untuk sebuah visi masa depan. Mereka benar-benar mempertimbangkan apa yang dapat disumbangkan untuk generasi berikutnya. Dengan demikian mereka memastikan, bahwa bangsa ini memiliki duta untuk masa depan.
Pilihan ada di tangan kita. Dengan berkomitmen bagi kelangsungan hidup bangsa, kita bisa mengubah catatan sejarah dan menjadi generasi yang merupakan perintis dan peletak dasar yang kokoh bagi reformasi menuju Indonesia baru. Atau sebaliknya, kita justru merampok generasi yang akan datang, mewariskan suatu sistem yang carut-marut, korup dan bobrok, serta sebuah negara yang tergadai oleh beban utang, dan koyak pula oleh disintegrasi. Dan sejarah akan mengenang kita sebagai orang tua yang mencekik anaknya sendiri, mengurbankannya di atas mezbah ambisi egois dan kenyamanan pribadi. *** (09/07/2014)